Mata Hati yang memandang akan mencoret kata-kata untuk mengerti dan memahami ciptaan-Nya...
Monday, June 20, 2011
Puisi Rindu Anak Rantau
Suram malam semakin menyinggah
Jasad penat akal tersekat
Sesak jiwa rindu disanggah
Ronta membuak terpaksa diikat
Ombak menerjah alunan sepi
Empangan mata malu dibendung
Tangan kasar mahu dikucupi
Dakapan hangat saudara kandung
Sinar mentari mencengkam kulit
Ilmu dikutip bekalan diri
Lumrah dugaan terasa sulit
Timba pengalaman bukti mandiri
Hujan gerimis membisik hati
Teratak indah menerjah bakti
Anak rantau melangkah kembali
Memori kasih melakar abadi
Ibu dan Ayah
My Family
Teratak Ayah & Ibu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment